Cara Membuat Link Bergoyang Di Blog

Minggu, 21 Juni 2015


POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL


OLEH :ARIS SUYANTO (11213368)


JURUSAN MANAJAMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA

  


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkedaulatan dan merdeka dimana bangsa yang merdeka tentunya akan mengatur urusan dalam negerinya sendiri tanpa ada campur tangan lagi dari negera luar dalam urusan pemerintahan. Sejak peristiwa proklamasi di tahun 1945, terjadi perubahan yang sangat mendasar dari negara Indonesia, terutama yang berkaitan dengan kedaulatan dan sistem pemerintahan dan politik . Pada awal masa kemerdekaan, kondisi politik Indonesia belum sepenuhnya baik. Kondisi indonesia masih belum tertata dengan baik dan belum stabil. Tetapi, setelah beberapa tahun berjalan kondisi internal Indonesia sudah mulai teratur dan membaik. Selangkah demi selangkah Indonesia mulai membenahi dan mengatur sistem pemerintahannya sendiri .
Di zaman sekarang yaitu zaman yang serba modern dengan mulai lunturnya rasa nasionalisme  banyak pemuda Indonesia yang tidak mengerti akan makna politik bebas aktif yang digunakan oleh Indonesia, dan tidak sedikit di antara mereka yang salah mengartikan makna politik bebas aktif tersebut. Oleh karena itu, kiranya kita perlu untuk membahas tentang politik dan strategi bangsa Indonesia.

B.     Rumusan Masalah
1.      Pengertian Politik Dan Strategi Nasional
2.      Hakikat Politik Nasional
3.      Poltranas dan Arah Pembangunan Nasional
4.      Pembangunan Nasional Sebagai Pengamalan Pancasila?
5.      Aspek-aspek Utama dalam Poltranas
6.      Implementasi Polstranas


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Politik dan Strategi Nasional
1.      Pengertian Politik
a)      Secara Etimologi
Secara etimologis, politik berasal dari kata Yunani polis yang berarti kota atau negara kota. Kemudian arti itu berkembang menjadi polites yang berarti warganegara, politeia yang berarti semua yang berhubungan dengan negara, politika yang berarti pemerintahan negara dan politikos yang berarti kewarganegaraan.
Politik juga berasal dari bahasa Inggris; politic: bijaksana, beradab, berakal, yang dipikirkan ; polite : sopan, halus, beradab, sopan santun, terpilih, yang halus budi bahasanya ; policy :kebijaksanaan, haluan negara ,
Bahasa Jerman ; politisch : diplomatic, politic, calculating, designing, wise, clever, smart, prudent, intelligent , bahasa Russia ; Политика, politika : reasonable, prudent, wise, sensible, discreet, clever, deft, deliberate, considered, advised, measured, discerning, penetrating, shrewd, astute, perspicacious, calculating, prudent, tactical, forehanded, provident.
Bahasa Jepang ; 政治, Seiji : polite, courteous, conscientious, close, diplomatic, politic), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.
Dalam bahasa Indonesia,  Secara umum politik mempunyai dua arti, yaitu politik dalam arti kepentingan umum (politics) dan politik dalam arti kebijakan (policy). Politik dalam arti politics adalah rangkaian asas/prinsip, keadaan, jalan, cara atau alat yag akan digunakan untuk mencapai tujuan. Sedangkan politik dalam arti policy adalah penggunaan pertimbangan tertentu yang dapat menjamin terlaksananya usaha untuk mewujudkan keinginan atau cita-cita yang dikehendaki.  Policy merupakan cara pelaksanaan asas, jalan, dan arah tersebut sebaik-baiknya.Politics dan policy mempunyai hubungan yang erat dan timbal balik.


b)     Secara Terminologi
·         Menurut Ramlan Surbakti bahwa definisi politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.[1]
·         Menurut F. Isjwara politik ialah salah satu perjuangan untuk memperoleh kekuasaan atausebagai tekhnik menjalankan kekuasaan-kekuasaan.[2]
·         Menurut Kartini Kartono bahwa politik dapat diartikan sebagai aktivitas perilaku atau proses yang menggunakan kekuasaan untuk menegakkan peraturan-peraturan dan keputusan-keputusan yangsah berlaku di tengah masyarakat. [3]
Dari pendapat tersebut disimpulkan bahwa politik merupakan sebuah sarana memperjuangankan kekuasaan serta mempertahankan kekuasaan itu demi tujuan yang ingin dicapai dan merupakan salah satu sarana interaksi atau komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat sehingga apapun program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah sesuai dengan keinginan-keinginan masyarakat di mana tujuan yang dicita-citakan dapat dicapai dengan baik. Pengertian komunikasi dapat disederhanakan secara umum sebagai “hubungan” atau kegiatan upaya interaksi manusia dengan lembaga dan dapat bersifat langsung atau tidak langsung (melaluiperantara/media masa), bisa bersifat vertical dan horizontal. Hal ini di dukung oleh pendapat Kosasih Djahiri bahwa komunikasi adalah : “Suatu proses (proses, reaksi atau interaksi) dan merupakan produk dari pada kemampuan manusia/lembaga pelaku yang bersangkutan.”[4]
2.      Pengertian Strategi Nasional
a)      Secara Etimologi
Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.



b)     Secara Terminologi
Karl von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau pencapaian tujuan.
3.      Pengertian Politik dan Strategi Nasional
Politik Nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian, definisi politik adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Strategi nasional disusun untuk pelaksanaan politik nasional. Jadi, strategi Nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.

B.     Hakikat Politik Nasional
Hakikat politik nasional adalah kebijaksanaan nasional yang menjadi landasan serta arah bagi penyusunan konsep strategi nasional. Kebijaksanaan nasional merupakan manifestasi dan upaya pencapaian tujuan nasional melalui rumusan pokok kegiatan mencapai tujuan.
Politik nasional menggariskan usaha-usaha untuk mencapai tujuan nasional yang dalam perumusannya dibagi dalam tahap-tahap utama yaitu jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek.

C.    Poltranas dan Arah Pembangunan Nasional
Polstranas adalah politik dan strategi nasional yang membahas tentang pembangunan nasional dalam mencapai tujuan nasional ini dimiliki oleh setiap negara yang merdeka dan berdaulat sehingga lebih mudah dan terarah dalam mencapai tujuan nasional yang sudah direncanakan. 
Polstranas atau politik dan strategi nasional juga adalah asas, haluan, usaha dan kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharan, dan pengendalian) serta penggunaan nasional untuk mencapai tujuan nasional.[5] Dengan demikian, Polstranas memiliki hubungan yang   erat dengan pembangunan nasional karena dapat menentukan prioritas dan pemerataan  pembangunan yang damai, aman, adil, dan demokrasi.
Pembangunan nasional merupakan usaha negara dalam meningkatkan kualitas manusia Indonesia seutuhnya dan masyarakat Indonesia seluruhnya dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang ada. Contonya, dalam mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 maka berbagai kebijakan dan peraturan dibuat agar dapat mencapai tujuan tersebut dengan memanfaatkan teknologi se-efektif mungkin.
Dengan demikian, pada saat ini arah pembangunan dan kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah lebih bersifat transparansi dan mudah untuk disalurkan kepada masyarakat lewat  berbagai media informasi yang mudah diakses.
Mayarakat dalam era ini juga bebas mengemukakan pendapat yang membangun dan mengritik pemerintah jika kebijakan yang diambil memiliki dampak negatif bagi masyarakat. Hal, ini membawa dampak positif seperti arah pembangunan nasional yang dilakukan pemerintah akan berjalan lebi bijak dan terarah tanpa mengorbankan atau terlalu bannyak merugikan masyrakatnya. Selain itu, dampak negatif juga turut andil dalam masalah ini. Contohnya, dengan banyak pendapat dari berbagai lapisan masyarakat membuat pemerintah mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan atau kebijakan yang tepat dalam arah pembangunan nasional untuk  mencapai tujuan nasional.
Pada era ini, arah pembangunan nasional mengalami peningkatan kualitas seperti yang kita lihat mulai adanya pembangunan yang merata walaupun belum semua tempat di Indonesia dijangkau. Namun dalam hal-hal kecil ini dapat membuat pembangunan yang mencakup pemerataan, keadilan, pemeliharan, dan pengendalian pembangunan nasioanl kea rah yang lebih baik.

D.    Pembangunan Nasional Sebagai Pengamalan Pancasila
Pelaksanaan pembangunan nasional mengacu pada kepribadian bangsa dan nilai luhur yang universal untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang berdaulat, mandiri, berkeadilan, sejahtera, maju, serta kukh kekuatan moral dan etikanya. Tujuan pembangunan nasional itu sendiri adalah sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia, dan pelaksanaannya bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggungjawab seluruh rakyat Indonesia. Maksudnya adalah setiap warga negara Indonesia harus ikut serta berperan dalam melaksanakan pembangunan sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing.
Keikutsertaan setiap warga negara dalam pembangunan nasional dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti mengikuti program wajib belajar, membayar pajak, melestarikan lingkungan hidup, menaati segala peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, menjaga ketertiban dan keamanan.
Pembangunan nasional mencakup hal-hal yang batiniah yang selaras, serasi, dan seimbang. Itulah sebabnya pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang seutuhnya, yakni sejahtera lahir dan batin. Contoh pembangunan yang bersifat batiniah adalah pembangunan sarana prasarana ibadah, pendidikan, rekreasi, hiburan, kesehatan, dan sebagainya. Pembangunan yang bersifat lahiriah dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pabrik, gedung perkantoran, pengairan, sarana prasarana transportasi dan olahraga, dan sebagainya. Keseluruhan semangat, arah, dan gerak pembangunan dilaksanakan sebagai pengamalan semua sila pancasila secara serasi dan sebagai kesatuan yang utuh, yang meliputi:
·         Pengamalan sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yang antara lain mencakup tanggung jawab bersama semua golongan beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa untuk secara terus menerus dan bersama-sama meletakan landasan spiritual, moral,  dan etika yang kukuh bagi pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila.
·         Pengamalan sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yang antara lain mencakup peningkatan martabad serta hak dan kewajiban asasi warga negara serta penghapusan penjajahan, kesengsaraan, dan ketidakadilan dari muka bumi.
·         Penamalan sila Persatuan Indonesia, yang anatar alain mencakup peningkatan pembinaan di semua bidang kehidupan manusia, masyarakat, bangsa, dan negara sehingga rasa kesetiakawanan semakin kuat dalam rangka memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa.
·         Pengamalan sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, yang natara lain mencakup upaya makin menumbuhkan dan mengembangkan sistem politik demokrasi Pancasila yang makin mampu memelihara stabilitas nasional yang dinamis, mengembangkan kesadaran dan tanggung jawab politik warga negara, serta menggairahkan rakyat dalam proses politik.
·         Pengamalan sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Bangsa Indonesia, yang antara lain mencakup upaya untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi yang dikaitkan dengan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya kemakmuran yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam sistem ekonomi yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

E.  Aspek-aspek Utama dalam Poltranas
     Politik nasional itu meliputi:
1.      Politik Dalam Negeri.
Politik dalam negeri yang diarahakan kepada mengangkat, meninggikan, dan memelihara harkat, derajat, dan potensi rakyat Indonesia yang pernah mengalami kehinaan dan kemelaratan akibat penjajahan, menuju sifat-sifat bangsa yang terhormat dan dapat dibanggakan.
2.      Politik Luar Negeri
Politik luar negeri bersifat bebas akitf, anti imperialism dan kolonialisme, mengabdi kepada kepentingan nasional dan amanat penderitaan rakyat serta diarahkan kepada pembentukan solidaritas antar bangsa terutama bangsa-bangsa Asia-Afrika dan negara-negara non-aligned.
3.      Politik ekonomi
Politik ekonomi yang bersifat swasembada/swadaya dengan tidak berarti mengisolasi diri tetapi diarahkan kepada peningkatan taraf gidup dan daya kreasi rakyat Indonesia sebesar-besarnya.
4.      Politik Pertahanan Keamanan
Bersifat aktif dan diarahkan kepada pengamanan serta perlindungan bangsa dan negara serta usaha-usaha nasional dan penanggulangan segala macam tantangan, hambatan, dan ancaman.

Faktor yang memengaruhi Poltranas yaitu:
1.      Ideologi dan Politik
Potensi ideologi dan politik dihimpun didalam pengertian kesatuan dan persatuan nasional yang menggambarkan kepribadian bangsa keyakinan atas kemampuan sendiri dan yang berdaulat serta berkesanggupan untuk menolong bangsa-bangsa yang masih dijajah guna mencapai kemerdekaan.
2.      Ekonomi
Kesuburan, kekayaan alam, maupun tenaga kerja yang terdapat di Indonesia merupakan potensi ekonomi yang besar sekali, bukan saja untuk mencukupi keperluan sendiri tetapi juga dunia/negara lain.
3.      Sosial Budaya
Kebhinekaan dalam berbagai segi kehidupan bangasa merupakan kerawanan yang dipersatukan agar menjadi kekuatan.
4.      Pertahanan Keamanan
Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang lahir dalam kancah revolusi fisik Indonesia, tumbuh menjadi kekuatan militer yang modern dan merupakan inti sistem pertahanan keamanan rakyat semseta.

E.     Implementasi Polstranas
Bentuk wujud dari Polstranas adalah GBHN atau Garis-garis Besar Haluan Negara. Visi dari Polstranas tertuang dalam GBHN 1999-2004, yaitu terwujudnya masyarakat yang damai, demokratis, berkeadilan dan sejahtera dalam wadah negara kesatuan RI. Implementasi Polstranas dalam berbagai bidang kehidupan tertuang dalam GBHN, yaitu:
1.      Implementasi polstranas dibidang hukum
·         Mengembangkan budaya hukum disemua lapisan masyarakat demi   terciptanya kesadaran dan kepatuhan hukum dalam rangka supremasi hukum dan tegaknya negara hukum.
·         Menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu dengan     mengakui dan menghormati hukum agama dan hukum nasional yang diskriminatif, termasuk ketidakadilan yang tidak sesuai dengan tuntutan reformasi,melalui program legislasi.
·         Menegakan hukum secara konsisten untuk lebih menjamin kepastian hukum,keadilan,kebenaran,dan supermasi hukum serta menghargai hak asasi manusia.
·         Melanjutkan ratifikasi konvensi internasional dalam bentuk undang-undang, terutama yang berkaitan dengan hak asasi manusia,sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan bangsa.
·         Meningkatkan integritas moral dan profesionalitas aparat penegak hukum,termasuk kepolisian Negara Republik Indonesia, melalui peningkatan kesejahteraan,dukungan sarana dan prasarana hukum,pendidikan, serta pengawasan yang efektif untuk membubuhkan kepercayaan masyarakat.
2.      Implementasi polstranas dibidang ekonomi
·         Mengembangakan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang adil berdasaekan prinsip persaingan sehat.
·         Memperhatikan pertumbuhan ekonomi,nilai-nilai keadilan, kepentingan sosial, kualitas hidup, pembangunan dan berwawasan lingkungan yang berkelajutan dan menjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja.
·         Mengembangakan pesaingan yang sehat dan adil serta menghindarkan terjadinya struktur pasar monopilistik dan berbagai struktur pasar distortif yang merugikan masyarakat.
·         Mengoptimalkan peran pemerintah dalam mengoreksi ketidaksempurnaan pasar dengan menghilangkan seluruh hambatan yang mengganggu mekanisme pasar melalui regulasi,layanan publik,subsidi,dan insentif yang dilakukan secara transparan dan diatur oleh undang-undang.
·         Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai dengan kemajuan teknologi melalui pembentukan keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komparatif sebagi negara maritim dan agraris dan kompetensi serta produk unggulan disetiap daerah.

3.      Implementasi polstranas dibidang politik
a.       Politik dalam negeri
·         Memperkuat keberadaan dan kelangsungan NKRI yang bertumpu pada ke-bhineka-tunggal-ika-an.
·         Menyempurnakan UUD 1945 sejalan dengan kebutuhan bangsa, dinamika dan tuntutan reformasi.
·         Meningkatkan peran MPR,DPR dan lembaga-lembaga tinggi negara lainya dengan menegaskan fungsi,wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
·         Mengembangkan sistem politik nasional demokratis dan terbuka, mengembangkan kehidupan kepartaian yang meghormati keberagaman aspirasi politik, dan mengembangkan sistem serta penyelenggaraan pemilu demokratis dengan menyempurnakan berbagai peraturan perundang-undangan di bidang politik.
·         Meningkatkan kemandirian partai politik terutama dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat serta mengembangkan fungsi pengawasan yang efektif terhadap kinerja lembaga – lembaga negara. Meningkatkan efektifitas, fungsi, dan partisipasi organisasi kemasyarakatan, kelompok profesi, dan lembaga swadaya masyarakat dalam kehidupan bernegara.
b.      Politik luar negeri
·         Menegaskan arah politik luar negeri indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional, menitiberatkan pada solidaritas antar negara berkembang,mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa, menolak penjajahan dalam segala bentuk. Dalam melakukan perjanjian dan kerja sama internasional yang menyangkut kepentingan dan hajad hidup orang banyak harus dengan persetujuan lembaga perwakilan rakyat.
4.      Implementasi polstranas dibidang sosial
a.       Kesehatan dan kesejahteraan sosial
·         Meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling mendukung.
·         Memprioritaskan upaya peningkatan  kesehatan, pencegahan, penumbuhan, pemulihan, dan  rehabilitas.
·         Meningkatkan dan memelihara mutu lembaga dan pelayanan kesehatan melalui pemberdayaan sumber daya manusia secara berkelanjutan dan sarana serta prasarana dalam bidang medis.
·         Mengembangkan sistem jaminan sosial tenaga kerja bagi seluruh tenaga kerja untuk mendapatkan perlindungan, keamanan, dan keselamatan kerja yang memadai, pengelolaanya melibatkan pemerintah, perusahaan dan pekerja.
·         Membangun ketahanan sosial yang mampu memberi bantuan penyelamatan dan pemberdayaan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial.
b.      Kebudayaan,kesenian,dan pariwisata
·         Mengembangakan dan membina kebudayaan nasional bangsa Indonesia yang bersumber dari warisan budaya leluhur bangsa,budaya nasional yang mengandung nilai-nilai universal termasuk termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
·         Merumuskan nilai-nilai kebudayaan indonesia untuk memberikan  rujukan sisitem nilai bagi totalitas perilaku kehidupan ekonom, politik, hukum, dan kegiatan kebudayaan dalam rangka pengembangan kebudayaan nasional dan peningkatan kualitas berbudaya masyarakat.
·         Mengembangkan sikap kritis terhadap nilai-nilai budaya dalam rangka memilah-milah nilai budaya yang kondusif dan serasi untuk menghadapi tantangan pembaangunan dimasa depan.
·         Mengembangkan kebebasan berekreasi dalam berkesenian untuk memberi inspirasi bagi kepekaan terhadap totalitas kehidupan dengan tetap mengacu pada etika,moral,estetika dan agama serta memberikan perlindungan dan penghargaan terhadap hak cipta dan royalitas bagi pelaku seni budaya.

BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Politik Nasional adalah kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Strategi nasional disusun untuk pelaksanaan politik nasional. Hakikat politik nasional adalah kebijaksanaan nasional yang menjadi landasan serta arah bagi penyusunan konsep strategi nasional.
Polstranas memiliki hubungan yang   erat dengan pembangunan nasional karena dapat menentukan prioritas dan pemerataan  pembangunan yang damai, aman, adil, dan demokrasi. Keseluruhan semangat, arah, dan gerak pembangunan Nasional dilaksanakan sebagai pengamalan semua sila pancasila secara serasi dan sebagai kesatuan yang utuh.
Aspek utama dalam Poltranas meliputi Politik dalam negeri, politik luar negeri, politik ekonomi, dan politik pertahanan dan keamanan. Implementasi Poltranas mencakup 4 bidang yaitu hukum, ekonomi, politik dan sosial.

B.     Saran
Sebagai warga negara yang baik, patutlah kita bergandengtangan dan bekerjasama untuk mencapai tujuan kita bersama. Pemerintah tidak akan berhasil tanpa rakyat, dan sebaliknya. Untuk itu harus adanya kerjasama yang baik.
Politik dan strategi nasional haruslah dipilih dan digunakan dengan sebaik mungkin dalam segala bidang agar kemajuan dalam pembangunan kita dapat terwujud.



DAFTAR PUSTAKA

Isjwara F, Pengantar Ilmu Politik. Bandung: Bina Cipta. 1995.
Kartini, Kartono. Pendidikan Politik. Bandung: Mandiri Maju. 1996.
Kosasih, Djahiri A. Politik Kenegaraan Dan Hukum. Bandung: Lab PPkn UPI Bandung. 2003.
Ramlan, Surbakti. Memahami ilmu politik. Jakarta: Gramedia Widia sarana Indonesia.  1999.
Sinamo, N. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi.Jakarta Pusat: PT. Bumi Intitama Sejahtera. 2010.
Sumber internet www.wikipedia.com
Sumber internet www.google.com



Sabtu, 20 Juni 2015

TANTANGAN BUAT GAN SIST YANG MERASA GENERASI MUDA.

“KALAU HIDUP TIDAK ADA TANTANGAN YA JANGAN HIDUP GAN SIST  DAN TANTANGAN ITU SEBENERNYA MOTIFASI BUKAN ANCAMAN BROH“ –
Tidak ada perjalanan yang mudah untuk memperoleh hasil luar biasa. Baik di zaman dulu maupun saat  ini. Seperti yang dialami generasi muda saat ini dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan di zaman dulu.
Tantangan yang dialami para kaum  muda saat ini pun beragam. Satu yang pasti, tantangan terberat yang mereka rasakan justru berasal dari diri sendiri..
Sikap apatis dan mementingkan diri sendiri menjadi tantangan terbesar yang dialami  kaum muda masa kini dalam melaksanakan perjuangan mereka masing-masing. Adanya sifat selalu yang menanamkan dalam diri untuk tidak mudah puas atas semua pencapaian yang diraih.
Sebetulnya "Tantangan kaum muda sekarang untuk menjadi pahlawan adalah sikap apatisme dan  kadang terlalu memikirkan diri sendiri.” Untuk mengatasinya,  terus belajar dan tidak pernah puas. Seperti Bung Hatta yang pemikir dan pejuang yang tulus.dan tantangan terbesar yang harus bisa dilalui oleh para mahasiswa ialah rasa malas.
Solusi untuk membunuh rasa malas, lanjutnya, ialah motivasi dari diri sendiri. Dengan menemukan pembangkit semangat (mood buster), rasa malas bisa hilang dan terpacu untuk berinovasi. rasa malas adalah musuh utama dalam perjuangan kaum muda yang harus segera diatasi.

Hambatan itu biasanya datang dari diri sendiri. Mungkin kAdang  kurang motivasi dan malas untuk berusaha dan belajar. Tantangannya adalah bagaimana bisa mengalahkan diri sendiri tersebut
KOPI KU KOPI MU DAN KOPI KITA



“Kopi bukan hanya minuman di dalam gelas,tapi kopi punya cerita,cinta,dan cerita”-Aris Suyanto

Penikmat dan pencinta kopi hanya dibedakan dari sedalam apa mereka mencintai. Tak hanya masalah rasa pada lidah, tapi juga jatuh ke hati.





Banyak yang mengira jika penikmat dan pencinta kopi adalah sama. Padahal jika dilihat lebih dalam, penikmat dan pencinta kopi dibedakan oleh satu garis tipis bernama ‘kesungguhan’. Mereka yang penikmat kopi menikmati kopi dengan baik. Mengerti kopi dengan cukup dan tak mengapa jika sehari tidak minum kopi. Sedangkan pecinta pastilah tak sekedar itu. Mereka mencintai kopi sedemikian besar sehingga tak mungkin rasanya jika sehari tak minum kopi. Mencintai kopi luar dalam, mengetahui kopi dengan pengetahuan cukup dan menganggap kopi lebih dari sekedar minuman waktu senggang.


Discover Indonesia



Ever since prehistoric times the Indonesian archipelago has been inhabited. Java Man or pithecanthropus erectus (upright apeman) is the oldest known inhabitant here, having lived over a million years ago. Other more recent prehistoric species include the still disputed homo Floresiensis, or the Flores hobbits, dwarf people, who have also made these islands their home. 

Historically, Chinese chronicles mention that trade between India, China and these islands was already thriving since the first century AD. The powerful maritime empire of Criwijaya with capital around Palembang in southern Sumatra, was the centre for Buddhism learning and was known for its wealth. It held sway over the Sumatra seas and the Malacca Straits from the 7th to the 13th. century. In the 8th -9th century, the Sailendra Dynasty of the Mataram kingdom in Central Java built the magnificent Buddhist Borobudur temple in Central Java, this was followed by the construction of the elegant Hindu Prambanan Temple built by the Civaistic king Rakai Pikatan of the Sanjaya line.    

From 1294 to the 15th century the powerful Majapahit Kingdom in East Java held suzerainty over a large part of this archipelago. Meanwhile, small and large sultanates thrived on many islands of the archipelago, from Sumatra to Java and Bali, to Kalimantan, Sulawesi, Ternate and the Moluccas. 

In the 13th century, Islam entered Indonesia through the trade route by way of India, and today, Islam is the religion of the majority of the population. 

Throughout history, traders have brought the world’s large religions of Buddhism, Hinduism and Islam to this archipelago, deeply influencing this country’s culture and way of life. Yet Indonesia was never conquered by India nor China, until Europeans came and colonized these islands.

Marco Polo was the first European to set foot on Sumatra. Later, in search for the Spice Islands the Portuguese and Spaniards arrived in these islands sailing around the Cape of Good Hope in southern Africa. In 1596 the first Dutch vessels anchored at the shores of West Java after a long voyage.  Over the next three centuries, the Dutch gradually colonized this archipelago until it became known as the Dutch East Indies.
  
But revolt against the colonizers soon built up throughout the country. The Indonesian youth, in their Youth Pledge of 1928 vowed together to build “One Country, One Nation and One Language: Indonesia”, regardless of race, religion, language or ethnic background in the territory then known as the Dutch East Indies.  

Finally, on 17 August 1945, after the defeat of the Japanese in the Second World War, the Indonesian people declared their Independence through their leaders Soekarno and Hatta. Freedom, however was not easily granted. Only after years of bloody fighting did the Dutch government finally relent, officially recognizing Indonesia’s Independence in 1950.

Jakarta, located on the north coast of western Java is the capital of the Republic of Indonesia. It is the seat of government, and center of business and finance. A large, modern metropolitan city with a population of 9 million people, Jakarta is a melting pot of all different ethnic groups in the archipelago. 

Today, after six decades of freedom, Indonesia has become the third largest democracy in the world. Despite facing today’s global financial crisis, the country has managed to show positive economic growth, and is internationally respected for her moderate, tolerant yet religious stance in today’s global conflict among civilizations. 

Tips dan Trik Mudah Lulus Ujian SIM C 

Tips dan Trik Mudah Lulus Ujian SIM C- Beruntung bagi temen-temen yang baca tips ini sebelum ke "medan pertempuran". Mungkin ada banyak faktor yang menyebabkan peserta ujian SIM C gagal, :
  1. Tidak Sarapan, masalah sepele seperti sarapan sangat berpengaruh, bayangkan aja bro,,, disana itu buat SIMnya gak sebentar kaya beli pulsa, mungkin paling cepet 2 jam (mungkin), tapi saya waktu itu hampir 5 jam. Lama Ngantri, Lama Nunggu giliran, dsb.
  2. Berangkat kesiangan, kalo mau cepet selesai yaaa harus dateng pagi-pagi, apalagi jaraknya jauh... Keuntungannya kamu bisa cepet selesai. Perlu diingat, Pelayanan untuk Ujian Teori cuman sampai jam 12 siang (biasanya). jadi kudu brangkat pagi-pagi...
  3. Gak persiapan, Terutama persiapan ujian Teori. Layaknya persiapan ujian nasional, butuh berbulan-bulan untuk menyiapkan UAN, Namun jika hanya sekedar Ujian Teori SIM,,, Luangkan lang beberapa Menit untuk baca-baca "Kisi-Kisi"nya, Download Contoh soal [Disini]
  4. Gak tanya-tanya dulu sama yang sudah pernah buat SIM, ini harus dong, mungkin ada tips-tips dari dia yang mungkin gak ada di Postingan ini.
  5. Belum Lancar bawa motornya, ini fatal banget broo, wajib lancar dulu bawa motornya...
  6. Belum Tau medan tesnya,  Tesnya kita disuruh melewati lintasan angka 8 , lintasan U, Lintasan Lurus, dan Lintasan zig-zag.
Saya mengambil dari pengalaman saya yang pada waktu itu saya (Alhamdulillah) hanya 1 kali gagal di. Bahkan ada yang sampai 7 kali gagal. Saya agak nyesel waktu itu Knapa kok gak sekali aja trus langsung lulus. Apalagi rumah saya dengan tempat ujian praktek sangat jauh. Agar tidak terlalu rugi biaya mondar-mandir, rugi tenaga (karena disana diuji dengan kesabaran tingkat tinggi, Soalnya kita ngantri...bayangkan jika kamu ada di antrian 200), rugi waktu, dsb. Sory, Langsung aja gan, berikut tips ujian praktek di lapangan:
  1. Gunakan Motor sesuai dengan kamu yang bisa, misalkan kamu biasa membawa motor mio, maka gunakanlah motor mio, namun jika kamu terbiasa membawa motor bebek, maka gunakan motor bebek, dan seterusnya... Disana disediakan 3 macam tipe Motor (Mio, Bebek, Tiger).Tapi biasanya antrian sangat panjang dan tambah lama, sebabnya karena banyak orang yang ngincer motor mio, entah mengapa (Mungkin karena mudah). Sehingga antrian untuk menunggu giliran motor mio sangat lama. Tapi bagi kaum Laki-laki yang menunggu/mengincar motor mio, sangat malu, karena disana kebanyakan yang nunggu mio kaum hawa (menurut pengamatan saya). Untuk batasan kegagalan:  
    1. Motor Mio (untuk Laki-laki hanya diberi 1 kali kesempatan, untuk cewek 3 kali kesempatan),  
    2. Motor bebek (untuk Laki-laki hanya diberi 1 kali kesempatan, untuk cewek 3 kali kesempatan),  
    3. Motor Tiger (untuk Laki-laki hanya diberi 3 kali kesempatan, untuk cewek 3 kali kesempatan). Biasanya motor Tiger agak sepi peminat, sehingga kabar gembira bagi agan yang bisa make motor Tiger, agan bisa didahulukan sehingga bisa lebih cepet ngantrinya.
  2. Ketika sudah diatas Motor, Tenang, Baca Doa dulu (Bismillah & Doa naik kendaraan), Jangan grogi (soalnya kamu kayak artis, ditonton banyak orang).
  3. Masukkan gigi 2 motor yang kamu pake (kecuali mio), biar agak bisa stabil ngegasnya. 
  4. Konsentrasi, tapi pikiran tenang. 
  5. Jika berhasil ucapkan Alhamdulillah, namun jika nyatanya belum berhasil, jangan ngumpat-ngumpat.. gak enak diliat orang,,,   
Mekanismenya nanti kita ujian via komputer, bukan kita dibagiin kertas (kayak ulangan). Jadi kita duduk, kemudian di meja kita tersedia 4 tombol (A,B,C, dan tombol reset), dan soal ujiannya di depan layar proyektor. Untuk Tips Ujian Teorinya: 
  1. Persiapkan Teori dengan matang, Download "soal-soal Ujian Teori SIM C".
  2. Ketika menunggu giliran Ujian Teori, Jangan sia-siakan keterangan rambu-rambu yang terpampang di ruang tunggu ujian teori, besar kemungkinan soal-soal muncul dari situ. dan biasanya ada juga TV yang menampilkan Video Visual tata tertib berkendara. Perhatikan dan pahami, Jangan cuman bengong doang.
  3. Ketika masuk, pilih duduk yang paling enak menurut kamu, namun jika ada kendala dengan penglihatan atau posisi terganggu, kamu jangan segan-segan bilang sama pak polisinya (pak polisinya baik....kok).
  4. Duduk tenang, Konsentrasi, No Grogi. Kalo saya pada waktu itu memilih tempat duduk di depan  paling kanan, biar bisa nyender hehehe.... jadi agak bisa nyantei gtu... Kurang lebih 30 menit lah,,,
Untuk Tips dari saya, mungkin itu aja. Bukannya saya banya omong, cuman saya pengen nulis-nulis aja,,, smoga aja postingan saya ada manfaatnya....

Catatan, hal-hal yang lain mungkin bisa kalian tau:
  1. Untuk Mekanisme, kamu bisa tanya aja sama orang disana,,, pak polisinya baik-baik kok....
  2. Biasanya masih juga ada oknum asing yang menawarkan "bantuan". Tapi menurut saya lebih baik manual aja, Kalo menurut saya kalo nyogok itu, gak adil (yang lainnya antri, masak!!! kita nyerobot), emang kita belum canggih bawa motor, dan sebagainya.... No Nyogok,,, Lebih irit. Biasanya dia minta sekitar kurang lebih 500-600 rb. Tapi kalo kita sendiri, cuman bayar 100 rb. irit 500 rb.
  3. Tes kesehatan di sini agan diminta untuk menunjukkan KTP asli untuk pendaftara tes kesehatan. Tes kesehatan ini meliputi penimbangan berat badan, mengukur tinggibadan, tes membaca huruf dari jarak jauh, dan tes buta warna. 
  4. Rincian Biaya tanpa nyogok: 
    1. Fotocopy KTP : Rp 500-1000,-
    2. Cek Kesehatan : Rp  20rb-25rb
    3. Asuransi : Rp 30rb
    4. Pendaftaran SIM C : Rp 100rb, jadi total yang kira-kira perlu disiapin kisaran Rp 156rb,- (Murahkan!!!)
Udah dulu postingannya yaa... makasih, gak kerasa!!! malah kebanyakan Tulisannya... Mungkin kalo ada yang mau nambahin,,,, 
Referensi: berbagai sumber, dan pengalaman


MARHABAN YA RAMADHAN

Selamat datang Ramadhan,Selamat datang bulan yang membawa rahmah, maghfirah dan ‘itqun minan-nar bagi kaum muslimin,bulan yang paling ditunggu oleh setiap kaum muslimin.
Dalam catatan sejarah dan periwayatan sahabat, ditemukan beberapa kebiasaan penting Rasulullah saw menghadapi kedatangan tamu agung yaitu bulan suci Ramadhan.

Pertama, Rasulullah saw memberitahukan dan mengingatkan anak dan istrinya, akan kedatangan Ramadhan yaitu bulan yang membawa keampunan, kemuliaan, barakah, penuh fadhilah dan bulan yang dapat mengangkat derajat seorang hamba menjadi muttaqin. Rasulullah saw juga mengajak keluarganya mempersiapkan diri secara fisik dan mental, untuk menjalankan ibadah secara maksimal di bulan Ramadhan, baik ibadah mahdhah maupun ibadah ghairu mahdhah (ibadah sosial).

Kedua, Rasulullah saw memiliki tradisi di akhir Syakban yaitu memperkenalkan Ramadhan dan mengajarkan hikmahnya kepada sahabat. Ramadhan adalah salah satu bulan dari kalender Islam, yang memiliki keutamaan (fadhilah) lebih, bila dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain. Rasulullah saw menginformasikan filosofi, hikmah dan fadhilah Ramadhan kepada sahabat, agar termotivasi dan bersungguh-sungguh mengisi dan memanfaatkan Saidus-Syuhur sebagai bulan umatKu, kata Rasulullah saw.
Ketiga, Rasulullah saw mengencangkan ikat pinggangnya pada hari-hari terakhir Ramadhan. Makna kencangkan ikat pinggang dipahami para ulama dalam arti kiasan (majaz), dan bukan dalam makna tersurat berupa sabuk atau ikat pinggang harus ketat melekat pada pinggang. Makna yang sebenarnya adalah pada hari-hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah saw menunjukan sikap mulia kepada kita betapa sungguh beliau memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadhan penuh dengan qiyamul lail; tarawih, membaca Alquran, i’tikaf, zikir, berdoa, shalat jamaah, majelis ilmu, infaq, sadaqah dan berbagai macam ibadah lainnya.


Marhaban ya Ramadhan
Kehadiran Ramadhan di tengah kaum muslimin, memiliki kebanggaan dan makna tersendiri. Rasulullah saw menginformasikan kepada kita bahwa orang yang senang dan gembira dengan kedatangan bulan Ramadhan, maka Allah Swt akan melindungi jasadnya dari jilatan api neraka. Kegembiraan yang muncul dari kalangan kaum muslimin, dikarenakan bulan yang ditunggu-tunggu telah tiba. Ramadhan membawa rahmat, maghfirah dan melepaskan kita dari kungkungan api neraka.

"Kebahagiaan hati kita menyambut Ramadhan adalah bukti hadirnya getaran Iman didada kita. Pucuk pucuk Iman kembali merekah di Ramadhan ini, semoga kita bisa menjaga kuncup itu hinga mekar dan berbuah Syurga"

"Pucuk pucuk Iman kembali tumbuh dan terlahir kembali di Ramadhan ini, kuncup kuncupnya mulai merekah dan bermekaran menaburkan kebahagian dihati kita. Kerinduan hati kita menyambut Ramadhan adalah bukti hadirnya getaran Iman. Kebahagiaan itu terlahir dari pohon Iman dibelantara dada kita, kuncup itu akan terus berkembang dan menjelma dalam kelopak indah Ramadhan. Ramadhan yang nanti berbuah Syurga. Insha Allah... "

..:::Ahlan Ya Ramadhan:::..


Sesungguhnya Allah memerintahkan surga-Nya seraya berfirman, ''Bersiap-siaplah surga-Ku dan berhias diri untuk hamba-hamba-Ku, mereka beristirahat dari lelahnya dunia menuju rumah-Ku dan kemuliaan-Ku.''

Sesunguhnya Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi berfirman :
"Puasa itu untuk-Ku dan Aku membalasnya. Orang yang berpuasa itu mendapat dua kegembiraan, yaitu ketika berbuka dan ketika bertemu dengan Tuhannya. Demi Dzat Yang jiwa Muhammad di tanganNya, sungguh bau busuknya mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dari pada bau kasturi". (Al Hadits, dari Ali bin Abi Thalib ra).